Indonesia

BMKG: Asap Kebakaran Hutan Menjauh dari Jakarta

✦ Artikel disusun dengan bantuan AI berdasarkan sumber tertera. Periksa sumber asli.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyatakan sebaran asap kebakaran hutan dan lahan mulai menjauhi wilayah Jabodetabek sejak tanggal tertentu, meskipun kualitas udara di beberapa titik masih berada pada kategori tidak sehat bagi warga.

RingkasNow• 23j lalu• 1 menit baca• 1 sumber
Penjelasan dari sumber berita

AI menyusun penjelasan baru dari fakta RingkasNow dan metadata sumber—bukan menyalin atau menerjemahkan artikel sumber secara utuh.

Visual editorial untuk berita: BMKG: Asap Kebakaran Hutan Menjauh dari Jakarta
Kredit gambar

Liputan6 News

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memantau sebaran asap kebakaran hutan dan lahan yang mulai menjauhi wilayah Jawa bagian barat, termasuk kawasan Jabodetabek, sejak tanggal tujuh belas Oktober tahun dua ribu dua puluh enam lalu.

Sisa sebaran asap tersebut masih terpantau di daerah pesisir barat Banten pada ketinggian sekitar sepuluh ribu hingga delapan belas ribu kaki. Pemantauan oleh instansi berwenang itu dilakukan pada pagi hingga siang hari secara berkala.

Perubahan arah dan melemahnya pergerakan angin pada ketinggian tertentu memengaruhi pergeseran sebaran asap dari wilayah Jawa. Asap yang terdeteksi citra satelit tidak selalu menunjukkan peningkatan konsentrasi polutan di permukaan tanah.

Data kualitas udara menunjukkan konsentrasi partikulat halus PM dua koma lima di Kemayoran berkisar antara empat puluh enam koma tujuh hingga seratus sembilan koma tujuh mikrogram per meter kubik yang berada pada kategori sedang.

Indeks Standar Pencemar Udara dari kementerian terkait mencatat kualitas udara di sejumlah titik Jakarta bervariasi dari kategori baik hingga tidak sehat, dengan Kelapa Gading, Menteng, dan Kebun Jeruk berada pada status tidak sehat.

Sumber berita

Liputan6 NewsPenerbit

BMKG: Asap Kebakaran Hutan Menjauh dari Jakarta

Buka sumber asli ↗ · 18 Okt 2026, 07.56